Jika kita memperhatikan realita kondisi kaum muslimin pada dikala ini Bahaya Riba Di Dalam Islam

Informasi – Jika kita memperhatikan realita kondisi kaum muslimin pada dikala ini, maka kita akan mendapati bahwasannya masih banyak di antara orang-orang yang masih meremehkan atau menggampangkan persoalan riba, entah dengan memakannya, menjadi praktisi, memilih hukum, mengambil pinjaman, menjadi saksi, penjamin, penulis, penganjur, pendorong atau pun pembantu dalam proses riba. Seakan-akan urusan riba ini yakni merupakan suatu yang dibolehkan atau merupakan suatu hal yang mempunyai aturan makruh, atau bahkan dianggap sebagai sebuah kemaksiatan kecil saja.

Mereka tidak tahu bahwa riba termasuk perbuatan dosa besar yang akan Allah beri laknat kepada para pelakunya di dunia dan di alam abadi kelak, Allah juga telah menawarkan kabar yang jelek kepada mereka yang melaksanakan perbuatan riba dengan api neraka pada dikala hari penghimpunan di hadapan-Nya.

Dan yang lebih disayangkan lagi yakni kita sanggup melihat bahwa banyak dari mereka, baik renta atau muda, baik lelaki maupun perempuan yang penampilan mereka mencerminkan orang yang intizalim (konsisten) dengan anutan Islam, namun tetap saja mereka terlibat dalam dosa besar ini, menganggap remeh hal tersebut dan bahkan mungkin mereka berlomba-lomba menuju ke sana (melakukan perbuatan riba).

Maka pada akhirnya mungkin saja mereka akan terbelenggu oleh hutang yang tidak ada yang tahu kecuali hanya Allah, sebagaimana mereka juga telah terbelenggu dengan kemarahan Allah Al-Jabbar, dengan laknatnya, dan kelak terbelenggu dengan siksanya jikalau mereka tidak mau ber-taubat kemudian taubatnya diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Bahaya riba di dunia dan akhirat


Nah, dengan pembahasan di atas, maka saya memandang perlu untuk menyajikan di hadapan saudara-saudara fillah (di jalan Allah), beberapa ayat Allah dan sabda Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam perihal ancaman riba, yang mudah-mudahan akan mencegah dan menghalangi kita dari dosa besar, wabah penyakit berbahaya dan keburukan yang sangat positif ini (riba) atau untuk menyadarkan kita dari perbuatan riba biar berhenti dan menjauhinya.

Ayat-ayat Allah perihal riba

Berikut merupakan banyak sekali ayat Allah mengenai ancaman dan larangan riba yang perlu untuk kita ketahui dan kemudian ditaati.

Pemakan riba ada di antara syetan dan neraka


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak sanggup bangun melainkan menyerupai berdirinya orang yang kemasukan syetan karena (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikiaan itu, yakni disebabkan mereka berkata (berpendapat), sebenarnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah hingga kepadanya larangan dari Rabbnya, kemudian terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum tiba larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu yakni penghuni-penghuni neraka; mereka abadi di dalamnya.” (Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 275)

Harta riba terhalang dari barakah


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.” (Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 276)

Dan sesuatu riba (tambahan) yang kau berikan biar dia menambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah.” (Al-Qur’an surat Ar-Ruum ayat 39)

Allah mengumandangkan perlawanan kepada para pelaku riba


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jikalau kau orang-orang yang beriman. Maka jikalau kau tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasulnya akan memerangimu. Dan jikalau kau bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kau tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 278 dan 279)

Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberi jawaban kepada para pelaku riba pada perjumpaan yang niscaya dengan-Nya


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan periharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kau semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi jawaban yang tepat terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya.” (Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 281)

Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi kabar tidak menyenangkan kepada para pelaku riba dengan api neraka


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kau memakan riba dengan berlipat ganda dan bertaqwalah kau kepada Allah biar kau menerima keberuntungan. Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang kafir. Dan ta’atilah Allah dan Rasul, biar kau diberi rahmat.” (Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 130 dan 131)

Sabda-sabda Rasulullah perihal riba


Berikut merupakan banyak sekali sabda Rasulullah mengenai ancaman dan larangan riba yang perlu untuk kita ketahui dan kemudian ditaati.

Semua yang terlibat dalam riba akan diberi laknat


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Allah melaknat orang yang memakan Riba, yang memberi makan dengannya, kedua saksinya, dan penulisnya.” (Hadits riwayat Muslim)

Lalu Beliau bersabda: “Mereka semua itu yakni sama saja.” (Hadits riwayat Muslim)

Riba lebih parah daripada zina


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Satu dirham dari riba yang dimakan oleh seseorang dan ia tahu itu (riba), maka lebih besar disisi Allah daripada berzina tiga puluh enam kali.” (Hadits riwayat Imam Ahmad dan Ath-Thabrani)

Riba mendatangkan adzab bagi seluruh umat


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila telah tampak perzinaan dan riba di suatu negeri, maka mereka berarti telah menghalalkan adzab dari Allah untuk diri mereka.” (Hadits riwayat Ath-Tharbani, Al-Hakim dan Hadits ini ada di Shahih Jami Al-Albani)

Orang yang mempraktekkan riba seperti menzinahi orang tuanya sendiri


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Riba itu mempunyai tujuh puluhan pintu, yang paling ringan yakni menyerupai seseorang yang menikahi ibunya sendiri.” (Hadits riwayat Al-Albani)

Riba itu sedikit mendatangkan manfaat meskipun terlihat banyak


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Riba meskipun banyak namun akhirnya akan menjadi sedikit.” (Hadits riwayat Al-Hakim, dalam Shahih Jami, Al-Albani)

Pelaku riba akan dimasukkan ke sungai darah


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bahwasannya dia didatangi oleh dua malaikat, kemudian mereka berkata, “Marilah ikut bersama kami.”, hingga akhirnya dua malaikat itu membawa dia ke sebuah sungai darah, di dalam sungai tersebut ada seseorang yang sedang berenang. Sementara itu di pinggir sungai ada orang lain yang menghadap ke bebatuan dan ia memandang ke arah orang yang berenang di tengah sungai. Jika orang yang di tengah sungai itu ingin keluar darinya maka pria yang di pinggir kali melempari mulutnya dengan batu, sehingga ia kembali lagi ke tempatnya semula. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Aku bertanya kepada dua malaikat perihal orang yang berada di sungai itu, maka mereka menjawab, “Adapun orang yang engkau datangi tadi yang berenang di sungai kemudian mulutnya disumpal watu dia yakni pemakan riba.” (Hadits riwayat Bukhari)

Riba dengan syirik


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Riba mempunyai lebih dari tujuh puluhan pintu, dan syirik juga demikian.” (Hadits riwayat Al-Bazzar, Ibnu Majah, dan ada di Shahihut Taghrib al-Albani)

Riba menandakan kiamat


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Menjelang kedatangan hari final zaman tampak (menyebar) riba, perzinaan dan khamar (minuman keras).” (Hadits riwayat Ath-Thabrani)

Pelaku riba telah menghalangi diri dari ampunan Allah


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jauhilah oleh kalian semua dosa-dosa yang tidak diampuni.” Dan dia menyebutkan salah satunya yakni memakan riba. (Hadits riwayat Ath-Thabrani)

Pelaku riba akan diubah rupanya menjadi monyet atau babi


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh akan ada sekelompok orang dari umatku yang berada dalam keburukan, kesombongan, permainan dan kesia-siaan, maka jadilah mereka itu monyet dan babi-babi dengan alasannya yakni mereka menganggap halal apa-apa yang haram dan dengan alasannya yakni memakan riba.” (Hadits riwayat At-Targhib)

Rasulullah meletakkan riba di bawah telapak kakinya sebagai perendahan dan penghinaan terhadap para pelakunya, dan dia menganggap sebagai perbuatan jahiliyah


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ketahuilah bahwa segala kasus jahiliyah itu berada di bawah telapak kakiku, dan riba jahiliyah telah diletakkan (dihapuskan), dan riba pertama kali yang saya letakkan (aku hapus) yakni riba kami, riba Al-Abbas bin Abdul Muthalib, semua itu telah dihapuskan.” (Hadits riwayat Muslim)

Nah, itulah artikel tentang “Bahaya Riba Di Dalam Islam”. Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, sanggup menghubungi Admin di sajian yang telah tersedia 🙂 Semoga artikel ini bermanfaat dan sanggup membawa dampak yang baik. Wallahu a’lam bisshawab


“Gambar dan isi goresan pena di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari banyak sekali sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu mencar ilmu untuk mengambil sisi positifnya ya sob!”

Kata kunci terkait pada artikel ini:
Bahaya dari perbuatan riba menurut Al-Qur’an dan Hadits