Cara Melakukan Pertolongan Pertama Pada Anak Terhadap Gigitan Serangga

 

Gigitan serangga memang dapat menyebabkan anak merasa sakit, pedih, gatal dan bentol-bentol. Pada beberapa kasus juga bengkak yang cukup mengganggu. Namun hal tersebut tidak lantas menjadi alasan bagi anda untuk melarang mereka bereksplorasi.

Walau gangguan gigitan serangga terkadang mengkhawatirkan, pada dasarnya mengeksplorasi alam bahkan jika hanya di halaman sendiri memiliki banyak manfaat bagi anak. Baik untuk pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, sensori dan motoriknya. Berikut penjelasannya.

  • Pertumbuhan fisik. Anak yang terbiasa bermain di alam akan terbiasa pula melakukan kegiatan fisik. Berlari, melompat, memanjat, dll. Kegiatan ini akan membantu keseimbangan dan ototnya tumbuh dengan baik.
  • Daya tahan tubuh. Anak yang bermain di halaman akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik daripada anak yang hanya bermain di luar ruangan.
  • Kegiatan memetik dedaunan, berjalan di atas rumput tanpa alas kaki, mengamati aneka tumbuhan dan serangga akan merangsang perkembangan seluruh indera anak.
  • Banyak kegiatan fisik di alam yang baik untuk perkembangan motorik kasar dan halus. Hal ini akan berpengaruh pada kognisi dan kesiapan anak saat masuk sekolah nanti. Termasuk kesiapan untuk belajar membaca dan menulis.

Pertolongan Pertama Saat Anak Digigit Serangga

  • Cek apakah sisa sengat serangga masih tertinggal di kulit anak dengan membasuhnya dengan air.
  • Oleskan salep khusus yang aman bagi anak-anak. Atau minyak kayu putih.
  • Jika bekas gigitan bengkak dan masih terasa nyeri, setelah dioles salep dapat dibungkus dengan kain kasa.
  • Jangan biarkan anak menggaruk bekas gigitan agar tidak luka dan berdarah.
  • Jika si kecil mengalami demam atau nyeri yang mengganggu akibat gigitan tersebut, Anda dapat memberikan pereda rasa sakit. Misalnya paracetamol atau ibuprofen.

Nah, dengan mengetahui pertolongan pertama yang tepat akibat gigitan serangga, Anda tidak perlu lagi cemas melepas si kecil bermain di alam terbuka. Jangan lupa selalu awasi si kecil saat bermain dan jauhkan dia dari sarang serangga. Misalnya sarang semut atau lebah. Semoga bermanfaat.

 

 

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *