Fadli Zon Ungkap Kemungkinan Prabowo Bertemu dengan Rizieq Shihab

Nasional

Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon, turut berbahagia atas kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ke Indonesia. Ia menjelaskan hubungannya dengan Rizieq Shihab hingga saat ini sangat baik. Bahkan selama Imam Besar FPI tersebut berada di Mekkah, Fadli Zon sudah sering bertemu dengannya saat menjalankan ibadah umrah.

"Ya dalam rangka silaturrahim dong, berbahagia, bergembira atas kedatangan kembali Habib Rizieq Shihab di kediaman di Indonesia." "Saya mungkin sudah 5 sampai 6 kali bertemu dalam kesempatan haji dan umrah sepanjang tiga setengah tahun beliau di Mekkah. Insyaallah ya terakhir bulan Maret tahun 2019, jadi ini menyambung silaturahim ," ujarnya dilansir YouTube Kompas TV, Kamis (12/11/2020). Selain ingin menjalin silaturahmi, rencana Fadli Zon bertemu dengan Rizieq Shihab dalam rangka mencari informasi terkait kendala kepulangannya ke Indonesia.

Menurutnya ada beberapa hal yang menghambat kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia. Ia juga ingin mengetahui perjanjian yang dibuat antara Rizieq Shihab dan Badan Intelijen Negara (BIN) terkait kepulangannya dari Mekkah ke Indonesia. "Mencari tahu berbagai informasi di media massa ada upaya upaya menghambat kepulangan beliau. Saya juga mau melihat perjanjian dengan BIN perjanjian apa itu."

"Saya berbahagia, bergembiralah Habib Rizieq bisa kembali dan selamat ke Indonesia dan disambut jutaan masyarakat Indonesia," imbuhnya. Ketika ditanya kemungkinan Prabowo Subianto bertemu dengan Rizieq Shihab, Fadli Zon menjawab belum bertanya ke Ketua Umum Gerindra. Namun, ia menjelaskan jika ada kemungkinan pertemuan antara kedua tokoh tersebut.

"Belum sempat saya tanya beliau, mestinya nanti ada," jawabnya. Sebelumnya Wakil Ketua Umum bidang Hukum dan Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, menjelaskan jika Prabowo dan Rizieq Shihab merupakan sahabat lama. "Saya tidak tahu teknisnya, tapi kalau ada pertemuan wajar juga. Beliau berdua bersahabat," ucap Habiburokhman saat dihubungi, Rabu (11/11/2020).

Menurutnya, kepulangan Rizieq di Indonesia merupakan hal yang positif dan sejalan dengan semangat rekonsiliasi yang digaungkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Prabowo Subianto dan tokoh lainnya dalam mempererat persatuan. "Jadi satu persoalan yang mengganjal selama ini, bisa dikatakan dalam tanda kutip selesai," ucap Habiburokhman. Anggota Komisi III DPR itu pun menyebut, Rizieq pada saat ini tidak memiliki permasalahan hukum, karena perkara sebelumnya sudah dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

"Saya sudah cek waktu rapat kerja dengan Kapolri dan Kemenkumham, tidak ada kasus hukum yang ganjal Habib Rizieq," tutur Habiburokhman. Diketahui, Prabowo pernah berjanji akan menjemput Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia. Hal tersebut disampaikan Prabowo selaku calon presiden pada Pilpres 2019 saat berkunjung dan bersilahturahmi dengan pimpinan Ponpes Mamba'ul Ulum, Raden Kiai Haji Mohammad Tohir Zain, beserta para ulama, santri, dan masyarakat Pamekasan di Ponpes Mamba'ul Ulum, Bata bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (26/2/2019).

"Dalam Ijtimak yang kedua saya sudah mengatakan begitu saya menang saya akan mengembalikan Habib Rizieq Syihab kembali. Saya akan kirim pesawat saya sendiri untuk menjemput beliau. Beliau difitnah dan dizalimi," ucap Prabowo waktu itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *