Menilik Gangguan Kesehatan Penyebab Penyakit Diare Kronis

Hai apa kabar kamu semoga selalu sehat dan selamat datang di blog yang memberikan info menarik beserta tips – tips yang bermanfaat, saat ini saya ingin memberikan info penting yang berguna bagi kamu tentang masalah pencernaan yang bisa mengganggu keseharian kamu yaitu diare, simak sampai selesai infonya.

 

Diare merupakan jenis gangguan pencernaan yang dialami oleh banyak orang. Tidak hanya diderita oleh orang dewasa saja, tetapi penyakit ini juga bisa menyerang anak hingga bayi. Sehingga usahakan untuk menghindari penyebab yang bisa menjadi pemicu mengalami gangguan pencernaan yang satu ini.

 

Diare biasa biasanya bisa diatasi dengan mudah menggunakan obat diare dan juga mengatur pola makan yang bisa membuat diare cepat sembuh. Mengenai jenis obat dan juga cara pengaturan makan tersebut bisa dilihat di Diarepedia yang menyediakan informasi mengenai gangguan pencernaan ini.

 

Misalnya saja untuk obat diare mulai dari yang alami sampai yang sudah bisa langsung dikonsumsi lengkap disana, contoh obat alami yang saya temukan di website diarepedia adalah daun jambu biji kalau untuk obat yang langsung bisa dikonsumsi adalah entrostop.

 

Ketika diatasi dengan tepat, diare biasa bisa sembuh dengan cepat. Akan tetapi ada juga jenis diare yang terjadi berkepanjangan dan tidak sembuh dalam 2-3 hari ketika sudah ditangani. Kondisi tersebut disebabkan oleh penyakit lain yang diderita, yaitu jenis penyakit berikut ini:

 

1. Sindrom usus besar

Penyebab penyakit diare berkepanjangan yang dialami dan tidak cepat sembuh walaupun diobati dengan tepat adalah karena mengalami sindrom usus besar atau IBS. Irritable bowel syndrome ini merupakan gangguan pencernaan yang bisa terjadi dalam jangka panjang, sehingga membuat penderitanya juga mengalami gejala seperti diare, perut kembung, nyeri punggung, hingga dada yang terasa panas. Sindrom usus besar ini masih belum diketahui penyebab pastinya. Akan tetapi para ahli menduga bahwa penyebabnya adalah karena stress dan juga depresi berkelanjutan.

 

2. Penyakit celiac

Jenis penyakit selanjutnya yang menyebabkan diare berkepanjangan adalah celiac. Jenis penyakit ini juga menyerang saluran pencernaan yang disebabkan oleh alergi gluten. Orang yang terkena penyakit ini adalah yang menderita lupus, diabetes melitus 1, kanker usus, dan juga yang mempunyai riwayat keluarga dengan penyakit celiac. Apabila menderita penyakit ini akan lebih mudah mengalami diare dan bisa terjadi secara berkepanjangan. Selain diare, gejala lain dari penyakit ini adalah bisa membuat bentuk tinja pucat dan berlemak, baunya busuk, tubuh mudah lelah, dan mengalami nyeri perut.

 

3. Penyakit Crohn

Jenis penyebab penyakit diare berkepanjangan yang ketiga adalah karena Crohn. Penyakit ini adalah kondisi ketika mengalami gangguan kronis karena peradangan yang terjadi di lapisan pencernaan. Tidak hanya menyerang sistem pencernaan, akan tetapi penyakit ini juga bisa menyerang mulut hingga ke anus. Sehingga perlu diwaspadai dan ditangani dengan tepat apabila mengalami diare yang disebabkan oleh penyakit Crohn. Selain diare berulang dan berkepanjangan, gejala lain yang menandai penyakit ini adalah mengalami nyeri perut, tinja yang berdarah, penurunan berat badan, dan tubuh mudah lelah.

 

4. Kolitis ulseratif

Penyakit selanjutnya yang menyebabkan diare berulang dan berkepanjangan adalah kolitis ulseratif. Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan usus yang terjadi dalam jangka panjang. Sehingga kondisi tersebut akan menyebabkan luka yang terjadi saluran pencernaan. Penyakit ini juga akan membuat diare bernanah dan berdarah. Selain itu gejala lainnya adalah mengalami penurunan berat badan, kesulitan buang air besar, nyeri dan juga kram perut.

 

5. Kanker usus besar

Kondisi diare yang berkepanjangan juga bisa disebabkan karena mempunyai kanker usus besar. Penyakit ini tentunya berbahaya dan harus ditangani dengan tepat karena bisa menyebabkan gangguan kesehatan dan menurunkan kualitas hidup. Kanker usus besar yang menyebabkan diare biasanya dialami oleh orang yang sudah berusia di atas 50 tahun. Selain diare, gejala lain yang dialami adalah perut kembung, muntah, tubuh mudah lelah, dan penurunan berat badan secara drastis.

 

Cukup sekian dulu informasi yang saya berikan semoga bisa bermanfaat bagi kamu semua dan terima kasih sudah membaca sampai selesai, dan nantikan informasi dan tips – tips menarik lainya sampai jumpa lagi.

 

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *