Misteri Tewasnya Lansia di Bandung Terungkap, Pembantu Jadi Pelaku, Sempat Buat Drama Perampokan

Misteri tewasnya lansia di Kota Bandung bernama Dewi Romlah (85) akhirnya terungkap. Pelaku pembunuhan korban ternyata adalah pembantunya sendiri berinisial R (22). Seperti diberitakan sebelumnya, mayat Dewi menghebohkan warga di Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung.

Kondisi korban saat ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya. "Pelaku dengan inisial RD umur 22 tahun, asli dari Sukabumi. Sedangkan korbannya atas nama Hj Dewi Romlah, umur 85 tahun sudah tua." "Sekarang ini masih dalam penyidikan Satreskrim Polrestabes Banndung," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jumat (26/2/2021).

Dewi Romlah ditemukan tewas di kamar mandi dengan luka di sekitar kepala, menurut kesaksian tetangga, Riki Ruchendar (38) yang sempat melihat ke dalam rumah. Saat itu, Riki didatangi Ratna, pembantu di rumah Dewi Romlah. Kedatangan Ratna ke rumah Riki untuk memberitahu bahwa ada dua orang tidak dikenal masuk rumah dan menganiaya Ratna dan Dewi.

Riki juga melihat Ratna dalam kondisi terluka di bagian sekitar perut. Kepada Riki, Ratna menyebut, ada dua pelaku berbadan besar berpakaian hitam yang datang ke rumah kemudian memukul Dewi. "Dia menutupi perbuatannya, pelaku sengaja menusukkan pisau ke dirinya seolah olah kena tusuk dan dia melaporkan ke polisi, seolah dia diperkosa," ujar Ulung.

Pengakuan Ratna ihwal dua orang misterius yang masuk ke rumah sempat ditanggapi serius oleh polisi. Namun, dalam penyelidikan, nyata nyatanya tidak ada saksi yang melihat dua pria misterius yang disebut Ratna masuk ke dalam kompleks. Apalagi, kompleks itu hanya ada satu pintu masuk dan keluar.

"Polisi tidak langsung percaya dan melakukan penyeilidkan dan didapati bahwa terungkap pelaku R ini yang melakukan pembunuhan terhadap majikannya," ujar dia. Selain menyebut ada dua pria yang masuk rumah namun ternyata bohong, Ratna juga berupaya mengelabui bahwa kasus ini terkait perampokan. Seperti, dengan cara mengeluarkan semua isi lemari milik korban. Ada uang Rp 20 juta dan banyak perhiasan.

Namun, nyatanya, barang berharga korban tidak ada yang diambil. "Sementara ini dari pemeriksaan olah tempat kejadian perkara (TKP), belum ada barang yang hilang dari keluarga korban. Dilaporkan ada pencurian, tapi setelah dikembanbangkan, Ratna mengakui dia yang melakukannya," kata Ulung. Saat ini, Ratna mendekam di tahanan Mapolrestabes Bandung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia dijerat Pasal 338 KUH Pidana tentang pembunuhan.

"Sedang dikembangkan apakah dia memang ada unsur pembunuhan berencana, atau memang kebetulan pembunuhan biasa, kita cek, masih dalam pengembangan," ucapnya.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *