Panduan bagi Traveler yang Ingin Liburan ke Manado, dari Kuliner, Transportasi hingga Akomodasi

Travel

Ingin liburan keliling Indonesia? Mengapa tidak memulai penjelajahanmu ke Kota Manado. Ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini terletak di Teluk Manado dan dikelilingi oleh daerah pegunungan.

Dengan geografi kota pantai yang memiliki garis pantai sepanjang 18.7 km, kota yang menurut legenda zaman dahulu berasal dari Wanua Wenang, sebuah sebutan penduduk asli Minahasa, ini menjadikannya salah satu destinasi wisata paling favorit di Pulau Sulawesi. Namun, potensi wisata yang dimiliki kota ini tak hanya berhenti di wisata pantainya saja. Selain wisata alam, Manado juga memiliki wisata sejarah dan kuliner yang siap membuat liburanmu makin berkesan.

Berencana traveling ke Manado untuk liburan berikutnya? Simak dulu tips dan panduan untuk liburan ke Manado berikut ini. Ada banyak cara mencapai kota Manado. Cara paling mudah untuk mencapai kota ini buat kamu yang berada di luar pulau Sulawesi adalah dengan naik pesawat terbang menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi.

Sesampainya di Bandara Internasional Sam Ratulangi, kamu bisa memesan taksi atau armada angkutan resmi lainnya menuju pusat Kota Manado. Selain menggunakan pesawat terbang, cara lain yang bisa kamu tempuh mencapai Kota Manado adalah dengan jalur transportasi kapal laut. Kalau kamu berangkat dari Jakarta, kamu bisa memesan tiket kapal KM Lambelu yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok dan mendarat di Pelabuhan Bitung, Manado.

KM Lambelu dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju Manado per dua minggu setiap bulannya dengan durasi perjalanan mencapai satu minggu. Jika kamu kebetulan berada di Pulau Sulawesi dan ingin mencari pengalaman perjalanan baru menuju kota Manado, alternatif lain yang bisa kamu pilih adalah menyewa mobil rental dengan menempuh rute jalur pantai barat Sulawesi. Panduan berlibur ke kota Manado selanjutnya adalah memilih akomodasi penginapan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhanmu.

Tersedia berbagai pilihan hotel di Manado dengan jenis yang cukup bervariasi. Bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman berlibur nyaman di hotel berbintang lima, kamu bisa memilih antara Sintesa Peninsula Hotel Manado atau Bunaken Oasis Dive Resort and Spa. Ingin menginap dekat dengan obyek wisata Klenteng Ban Hin Kiong?

Kamu bisa memilih Genio Hotel Manado, Gran Central Hotel, Travello Hotel Manado, atau Aston Manado Hotel. Ingin menginap dekat dengan obyek wisata Pantai Malalayang? Mapia Resort, Bahu Bay, serta beberapa hotel lainnya juga siap memenuhi kebutuhan berlibur saat bersantai di pantai.

Lengkapi itinerary liburan ke kota Manado dengan menyusun rencana kunjungan ke destinasi wisata yang menarik. Berikut beberapa rekomendasi pilihan tempat wisata di Manado yang bisa kamu jadikan pilihan untuk melengkapi perjalanan liburan: Pecinta wisata alam yang berkunjung ke kota Manado akan disuguhkan dengan berbagai destinasi yang menarik.

Selain mengunjungi Taman Nasional Bunaken yang menjadi pusat konservasi kehidupan laut, kamu juga bisa mengunjungi destinasi wisata di kota Manado lainnya seperti pulau Manado Tua, pulau Siladen, Pulau Lahiga, Taman Laut Tumbak, Pantai Patokan, dan Pantai Pulisan. Tak hanya pulau dan pantai yang bisa kamu temukan di Manado. Daerah ini juga memiliki wisata alam lain seperti Air Terjun Kima Atas yang cocok untuk para pengunjung yang ingin menepi sejenak dari hiruk pikuk kota atau Air Terjun Ratahan Telu yang berjarak sekitar 20 km dari Manado.

Ada pula Batu Dinding Kilo Tiga yang terdiri dari tebing tebing berbentuk unik dengan permukaan berbentuk jajaran balok bertingkat. Potensi wisata di Manado tak hanya berpusat pada keanekaragaman alamnya, tapi juga pada bangunan bersejarah. Beberapa destinasi wisata sejarah yang dapat dikunjungi Ketika berlibur ke Manado meliputi Tugu Perang Dunia II, Monas Tondano, Gereja Sentrum, Klenteng Ban Hin Kiong, Tugu Dotu Lolong Lasut, Titik Nol Manado, dan masih banyak lainnya.

Liburan ke Manado belum lengkap rasanya mampir ke landmark yang menjadi ikon kota pesisir pantai tersebut yakniJembatan Soekarno. Dulunya bernama Nyiur Melambai,Jembatan Soekarnoberdiri di atas Pelabuhan Manado dan Pasar Bersehati. Untuk mengunjungi landmark kota Manado ini, kamu bisa berkendara sekitar 5 menit dari pusat Kota Manado.

Dari jembatan ini, kamu bisa melihatPulau Manado Tuadari jauh dan tugu lilin yang lokasinya berdekatan dengan landmark tersebut. Selain rekomendasi destinasi wisata yang telah disebutkan sebelumnya, masih banyak destinasi menarik di Manado yang dapat kamu kunjungi. Beberapa di antaranya adalah Patung Yesus Memberkati, Rumah Alam Manado Adventure Park, Mercusuar Kota Manado, Taman Wisata Puncak Tetetana Kumelembuai Tomohon dan Manado Treetop Zipline Park.

Panduan liburan ke Manado selanjutnya adalah melengkapi perjalananmu selama melancong dengan kuliner khas yang ada di Manado. Tinutuan, juga dikenal sebagai bubur Manado merupakan hidangan yang terdiri dari campuran beberapa bahan makanan seperti beras, santan kental, jagung manis, labu kuning, ubi jalar, bayam, daun melinjo, dan daun kemangi. Rasanya sangat gurih dan segar karena kaya akan bumbu rempah.

Menu makanan ini umum disajikan sebagai menu santap sarapan oleh masyarakat sekitar dan merupakan menu wajib di restoran restoran serta hotel di Manado. Kalau kamu ingin mencicipiTinutuansecara khusus, kamu bisa mengunjungi Wakeke, sebuah kedai yang khusus menyajikan menuTinutuandan berlokasi di Jalan Wakeke 1, Wenang Utara. Terbuat dari sumber bahan makan yang terbilang cukup ekstrem yakni kelelawar. D

Aging kelelawar diolah bersama dengan santan dan banyak rempah membuat Paniki memiliki rasa pedas yang khas. Merupakan hidangan penutup yang berupa kue berbahan dasar kelapa. Kue ini biasanya disantap jika disajikan secara dingin.

Klappertaart dibuat dengan cara mencampur susu, telur, mentega, tepung terigu, dan kelapa. Salah satu destinasi wisata kuliner yang terkenal dengan menu Klappertaart adalah Ananas. Resto & Bakery terkenal di Kota Manado ini tak hanya menyajikan Klappertaart tapi juga Kue Cucur, Panada, Lalampa, Lumpia serta Bakasang yang menjadi favorit masyarakat lokal serta wisatawan yang mengunjungi kota tersebut. adalah asinan khas kota Manado.

Sajian ini dibuat dari daging buah pepaya mengkal yang diiris kecil memanjang. Irisan buah pepaya tersebut nantinya dicampur dengan cuka, air, cabe yang dihaluskan, gula aren, bakasang (fermentasi telur/perut ikan), dan jahe. Rasa pedas dari kombinasi cabe dan jahe serta rasa asam dari cuka yang berpadu dengan rasa manis dari gula aren akan membuat lidah kamu merasakan sensasi khas hidangan tersebut.

Gohucukup mudah dijumpai di restoran restoran yang tersedia di Manado.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *