Pembunuhan Wanita Hamil di Serang, Dipicu Permintaan Korban agar Pelaku Menikahinya

FI (27), diamankan polisi karena diduga membunuh pacarnya sendiri berinisial EH (23) denganracun tikuspada Jumat (11/9/2020). Alasan warga Desa Ujung Tebu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten itu membunuh karena menolak saat dimintai pertanggungjawaban untuk menikahi korban. Sebab, saat itu korban diketahui tengah hamil empat minggu.

Dari hasil pemeriksaan sementara polisi, saat mengetahui korban hamil itu pelaku sempat meminta EH untuk menggugurkan janinnya. Namun, permintaan pelaku ditolak dan korban minta pelaku untuk menikahinya. Setelah mendapat penolakan itu, pelaku akhirnya timbul niat jahat.

Ia merencanakan pembunuhan terhadap korban dengan menggunakan racun tikus. "Tersangka beli racun tikus dari sana (Padarincang)," ujar Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Maryadi, Minggu (13/9/2020). Untuk melancarkan aksinya, pelaku kemudian mengajak korban pergi ke Pantai Cibeureum, Cinangka, Serang, pada Jumat.

Di lokasi itu, pelaku sudah menyiapkan racun tikus yang dicampur dengan minuman bersoda. Setelah korban menenggak minuman beracun itu, korban mual, muntah muntah, dan merasa lemas. Mengetahui hal itu, korban kemudian diseret pelaku di bibir pantai dengan maksud untuk ditenggelamkan.

Namun saat itu, rencana pelaku untuk menenggelamkan korban tepergok warga di sekitar lokasi kejadian. Oleh warga, korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Namun naas, nyawanya tak berhasil diselamatkan.

Pelaku, oleh warga tersebut langsung diserahkan kepada pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, pelaku mengakui perbuatannya. "Kita juga amankan barang bukti berupa botol aqua, botol Sprite isi racun tikus, dan akan diperiksa kandungannya," tandas dia

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *