Siapkan NIK KTP! Login pedulilindungi.id/cek-nik, Cek Penerima Vaksin Covid-19 Gratis

Simak cara cek calon penerima vaksin Covid 19 gratis secara online di laman . Pemerintah memberikan gratis kepada masyarakat Indonesia. Anda bisa mengecek secara online apakah sudah termasuk sebagai calon penerima vaksin Covid 19 gratis atau belum.

Dengan login dan masukkan NIK KTP Anda (panduan lengkap ada di tengah artikel) . Diketahui, para tenaga kesehatan merupakan sasaran pertama vaksin Covid 19 yang akan diberikan secara gratis. Mereka yang menjadi asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan juga akan mendapat vaksin Covid 19.

Diketahui sebelumnya, pemerintah telah berkomitmen untuk memberikan vaksin Covid 19 gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia. Tidak ada syarat untuk mendapatkan vaksin gratis tersebut. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap dengan menerapkan prinsip kehati hatian.

Proses vaksinasi diharapkan dapat mulai dilaksanakan setelah dikeluarkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan POM. Pada tahapan pertama, kelompok prioritas penerima vaksin adalah 1,319 juta tenaga kesehatan serta penunjang pada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, petugas tracing kasus Covid 19. Kemudian 195 ribu petugas pelayan publik esensial sebagai garda terdepan seperti TNI Polri, Satpol PP, petugas pelayan publik transportasi (petugas bandara, pelabuhan, KA, MRT, dll) termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama di seluruh Indonesia.

Vaksinasi diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 14 hari. Namun demikian, pemerintah memberikan pengecualian bagi masyarakat yang tidak memenuhi kriteria penerima vaksin Covid 19 sesuai indikasi vaksin Covid 19 yang tersedia. Cara cek calon penerima vaksinasi Covid 19 gratis:

1. Akses laman dengan link https://pedulilindungi.id/cek nik atau klik di . 2. Masukkan 3. Isi , kemudian ketuk

4. Akan muncul pemberitahuan status NIK Anda terkait sudah termasuk calon penerima vaksin gratis atau belum. Jika nama Anda tidak tercantum, ini artinya Anda belum termasuk dalam kelompok pertama penerima vaksin. "Mohon maaf, Anda dengan NIK **************** Saat ini BELUM termasuk calon penerima vaksinasi COVID 19 GRATIS pada periode ini."

Dalam situs tersebut juga dijelaskan bagi Nakes (Tenaga Kesehatan) yang belum termasuk pada periode ini, diharapkan untuk melengkapi data berupa nama, NIK, alamat, nomor HP, dan tipe Nakes. Kemudian dilengkapi dengan surat keterangan dari Kepala Fasyankes yang menerangkan Anda adalah Nakes dari Fasyankes terkait. Kemudian data tersebut dikirimkan melalui email [email protected]

Selain dapat mengeceknya secara online, pemerintah telah mengirimkan SMS kepada calon penerima vaksin periode pertama. Kementerian Kesehatan mengirimkan Short Message Service (SMS) blast secara serentak kepada seluruh penerima vaksin Covid 19 yang telah terdaftar pada tahap pertama, terhitung mulai Kamis (31/12/2020). Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID 19), yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, pada 28 Desember 2020.

Pengiriman SMS secara serentak ini merupakan bagian dari pelaksanaan vaksinasi Covid 19. Sasaran penerima SMS, adalah mereka yang namanya telah terdaftar dalam Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19). "Sasaran dari SMS Blast ini adalah masyarakat kelompok prioritas penerima vaksin Covid 19," kata Menkes, dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id .

Dikutip dari , Setelah mendapatkan SMS sebagai calon , mereka akan diarahkan melakukan registrasi ulang secara elektrinik melalui aplikasi PeduliLindungi atau situs pedulilundungi.id. Calon penerima vaksin Covid 19 juga bisa melakukan panggilan ke *119# untuk melakukan registrasi ulang.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *