Yoshihide Suga Diminta Tinggal di Rumah PM Jepang agar Cepat Antisipasi Darurat

Internasional

PM Jepang Yoshihide Suga diminta oposisi Jepang agar tinggal di rumah dinas PM Jepang yang ada di samping kantor PM Jepang agar bisa lebih cepat antisipasi kalau ada bencana alam. "Jika terjadi gempa bumi di ibu kota, jalan dapat runtuh dan terputus. Tidak akan mencapai dalam 20 menit ke kantor PM Jepang. Mengapa tidak tinggal di kediaman resmi?" tanya anggota parlemen partai oposisi Partai Demokrat Konstitusional yang juga mantan PM Jepang Yoshihiko Noda Senin ini (15/2/2021) dalam sidang parlemen. Ternyata selama ini PM Suga hanya tinggal di rumah kediaman sebagai anggota parlemen di Akasaka.

Hanya sekali saja tinggal di kediaman rumah PM Jepang saat malam sebelum keesokan harinya memberikan pidato resmi pembukaan sidang parlemen ke 204 (18/2/2021) yang pertama kali bagi Suga sebagai PM Jepang. Pada Komite Anggaran Dewan Perwakilan hari ini (15/2/2021) , Perdana Menteri Yoshihide Suga berpendapat bahwa dia tidak menduduki Kantor Perdana Menteri, yang bersebelahan dengan Kantor Perdana Menteri, karena rumahnya masih dekat dengan kantor PM Jepang. "Kami memiliki sistem untuk menanggapi keadaan darurat secara teratur dan secara mendasar dengan cepat segera bila terjadi bencana alam," tegas PM Suga.

Ketika gempa bumi melanda pantai Prefektur Fukushima pada tengah malam tanggal 13 Februari, PM Suga memasuki kediaman resmi sekitar 20 menit perjalanan dari Akasaka asramanya sebagai anggota parlemen ke kantor PM Jepang di Nagatacho Tokyo. Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan masih pre open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan dipakai berbelanja para WNI di Jepang . Info lengkap lewat email: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *